Expedisi Mencari Sumbur Air Dalam Perut Bumi

Kali ini teman-taman kalisuci melakukan expedisi untuk mencari sumber air dalam perut bumi tepatnya di Goa Pakis Purwosari. Team yang beranggotakan 12 personil yang di pimpin oleh Saudara Muslam Winarta melakukan perjalanan sekitar 1,5 jam dari Sekretariat Kalisuci Cave Tubing untuk sampai di Basecamp Goa Pego.



Teampun beristirahat sebentar sambil melakukan koordinasi dengan Mbak Iin Fafi serta warga sekitar karena ada 2 goa yang akan kita telusuri untuk mencari sumber air. Di Goa pertama tepat di Goa Pego ternyata sumber air sudah diangkat ke permukaan selama bebarapa tahun ini. Akan tetapi akhir-akhir ini debet air yang semula melimpah mulai berkurang dan kami disuruh untuk mencari penyebabnya. Setelah melakukan koordinasi Team dan Warga sekitar sepakat untuk melakukan expedisi mencari sumber air baru di Goa Pakis, sementara untuk Goa Pego akan dilakukan lain waktu karena masih bisa dimanfaatkan meskipun debet airnya menurun.

Perjalanan dari Basecamp Goa Pego ke Gao Pakis dengan jalanan naik turun pegunungan serta jalanan berbatu sekitar 15 menit untuk mencapai goa tersebut. Setelah sampai team menyiapkan peralatan dan membagi tugas. Team yang memasuki goa ada 7 personil karena medan yang berat serta goa yang sempit serta goa mempunyai 5 pit, yang paling tinggi di pit ke 5 sekitar 40 m. Setelah melakukan caving berjam-jam akhirnya kamipun menemukan apa yang kami cari “Sumber Air”. Hanya 3 crew yang sampai ke lokasi sumber air karena kami harus membagi lagi dari 7 personil tersebut di tugas masing-masing. Ada yang bertugas menjaga lintasan di titik yang kita sepakati dan ada juga yang bertugas mensuplai baik peralatan maupun kebutuhan lainnya.



Ketiga crew yang sampai di sumber air melakukan pemetaan sebentar untuk disampaikan ke warga kalau memang benar ada sumber air. Menurut keterangan Sdr. Hilary Rainhad yang akrab di panggi Sentot dari Hikespi sumber air ada di kedalaman sekitar 100 meter dibawah tanah dan potensinya cukup lumayan dengan lebar sungai sekitar 4 meter dengan kedalaman sekitar 30 cm serta aliran air juga mengalir meskipun saat ini memasuki musim kemarau yang panjang. Untuk proses pengangkatan air bisa dibicarakan lebih lanjut dengan pihak terkait karena medan yang harus dilalui memang cukup berat.
Untuk tindak lanjut jangka pendek kita akan melakukan pemetaan lagi secara detail karena pemetaan hari ini cuma diambil sample pokoknya saja, yang terpenting ada sumber air yang bisa dimanfaatkan. Kemudian untuk jangka panjang kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait bersama Mbak Iin supaya sumber air tersebut bisa diangkat ke permukaan sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga sekitar.
Expedisi kali ini berakhri jam 16.00 WIB dengan kegiatan berjalan lancar aman tanpa kendala apapun.

Sumber : @kalisuci

Galeri



Leave a Reply